Assalamu'alaikum para pembaca.. semoga kita semua tetap pada lindungan Allah swt..
Hadits Rasulullah Saw mengatakan bahwasanya pilihlah pasangan (khususnya wanita) dilihat dari 4 perkara, yaitu: paras/fisik nya yg cantik, hartanya yg melimpah (namun juga harus berkah yaa kawan "" ), berasal dari keturunan atau keluarga yang baik/ derajat kehormatan yg tinggi, serta yang paling penting adalah memilih pasangan dilihat dari Agama nya.. karena ketika Ia beragama dgn baik menjalankn semua peraturan didalamnya, maka insyaAllah semua akan baik sesuai jalurnya..
Imam Al-Ghazali dalam kitab nya Ihya Ulumudin, ada 8 perkara bagi seseorang yg hendak memilih pasangan hidup, yaitu:
-Sholih dalam beragama
-Berakhlak Mulia
-Memiliki keelokan wajah dan fisik
-Tidak menuntut mahar yang lebih
-Berpotensi untuk memiliki banyak anak
-Masih lajang/perawan
-Berasal dari keluarga terhormat
-Bukan dari kerabat dekat
sahabat fillah yang di muliakan Allah..
Jika penggoda nafsumu adalah kecantikan, katakan pada jiwa bahwa indahnya paras hanyalah perpaduan bentuk belulang dan kontur kulit di wajah.. yakinlah! bahwa kenikmatan memandang 'wajah' Tuhanmu kelak jauh lebih menggiurkan..
Jika goda yang berbahaya bagi nafsumu adalah kekayaan, Percayalah! Rasa syukur dalam jiwalah sumber kebahagiaan.
Bukan kuantitas, yang utama adalah keberkahan dalam tiap keringat yang berpayah mencari nafkah demi cinta pada agama dan sesama..
Jika penggoda nafsumu adalah kehormatan, yakinlah! apalah arti dihormati seluruh makhluk di bumi.. Jika penciptamu justru memurkai? Apa arti disanjung dan dipuja oleh manusia, jika Yang Maha Mencipta justru marah membara?
sahabat fillah yang kini sedang membara akan cinta kepada nya..
mari kita sama-sama merenung..
Apa yang sudah kita persiapkan untuk bertemu dengan nya?
Apa kita sudah pantas untuk menikmati keelokan wajah nya yang bersinar?
Pantaskah seseorang yang menghamba Cinta selain-Nya berkata "Cintaku pada selain Allah, tetap tidak bisa melebihi dari Cintaku pada-Nya"
semoga bermanfaat ""
Tidak ada komentar:
Posting Komentar